AKSIRAKYATNEWS // SUKAJAYA
Semangat membangun desa terus ditunjukkan Kepala Desa Sukajaya, H. Amang Suryaman. Bersama jajaran aparatur Pemerintah Desa Sukajaya, ia melaksanakan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) dengan melakukan operasi pembersihan dan normalisasi saluran pembuangan air, drainase, got, serta saluran irigasi di wilayah Desa Sukajaya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), H. Hasan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mengantisipasi terjadinya penyumbatan saluran air yang berpotensi menimbulkan genangan maupun banjir saat musim hujan.

H. Amang Suryaman menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan kebersihan, kesehatan, kenyamanan, dan kebutuhan masyarakat.
“Membangun desa bukan hanya soal membangun jalan dan gedung, tetapi juga bagaimana kita menjaga lingkungan, memperbaiki saluran air, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang bersih, sehat, dan nyaman. Pemerintah desa harus hadir dan bekerja nyata di tengah masyarakat,” ungkap H. Amang.
Ia juga menekankan pentingnya menyelaraskan program pembangunan di tingkat desa dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bekasi agar pelaksanaannya berjalan harmonis, terarah, dan tepat sasaran.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, BPD, aparatur desa, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
AMANAH DELAPAN TAHUN, KOMITMEN MEMBANGUN DESA
Memasuki masa bakti 2026–2034, H. Amang Suryaman mengemban tanggung jawab besar untuk memimpin dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Desa Sukajaya selama delapan tahun ke depan.
Pelantikan kepala desa bukan sekadar puncak dari proses demokrasi di tingkat desa, melainkan awal dari pengabdian dan tanggung jawab untuk mewujudkan harapan masyarakat.

H. Amang menyadari bahwa kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh kesungguhan, integritas, dan tanggung jawab.
”Saya ingin pemerintahan desa ini menjadi pemerintahan yang terbuka, dekat dengan masyarakat, dan selalu mengutamakan kepentingan warga. Saya tidak ingin hanya bekerja di balik meja, tetapi harus turun langsung melihat kondisi lingkungan dan mendengarkan aspirasi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah desa.

“Saya tidak bisa membangun Desa Sukajaya sendirian. Dibutuhkan kebersamaan, persatuan, dan dukungan seluruh masyarakat. Mari kita tinggalkan perbedaan, kita satukan langkah, karena tujuan kita sama, yaitu menjadikan Desa Sukajaya semakin maju, bersih, nyaman, dan sejahtera,” tambah H. Amang.
Melalui kegiatan Jumat Bersih dan penguatan sinergi pembangunan, Pemerintah Desa Sukajaya berharap tercipta budaya gotong royong yang semakin kuat.Dengan semangat kebersamaan, kepemimpinan yang bertanggung jawab, serta program pembangunan yang tepat sasaran, Desa Sukajaya diharapkan mampu melangkah menuju perubahan yang lebih baik pada masa bakti 2026–2034.
SUKAJAYA BANGKIT, SUKAJAYA BERSIH, SUKAJAYA MAJU. KERJA NYATA UNTUK MASYARAKAT
M.Soleh

